Postingan

HATI YANG TERDEKAT

HATI YANG TERDEKAT by SARASWATI Hybrids Bagai pinang dibelah dua, kembar Hadid dan Habib kadang dengan kasat mata sulit dibedakan, namun kalau sudah kenal maka akan tau bagaimana cara membedakannya. Dari fisiknya saja, Hadid lebih hitam dibandingkan adiknya yang memang lebih putih langsat, sementara dari segi tabiat Hadid yang memang sulung lebih tegas dalam berpendirian bahkan terkadang malah terlihat keras kepala, kalau adiknya mungkin dengan tipikal kakak seperti itu membuatnya lebih soft dan terkadang jadi seperti tidak punya pendirian. Humaira yang sudah pernah membuktikan betapa dua manusia ini walau terlihat sama namun benar-benar berbeda. Menjadikannya sebagai bagian penting dalam masa remaja akhirnya yang mengenalkan pada jatuh cinta ala anak kuliahan, yang bukan lagi menjadikan pacaran sebagai target utamanya, tapi menikah. “bad mood amat sayang?”, tanya Nur melihat saudarinya terbengong-bengong menatap laptop yang dibiarkan menyala tanpa disentuh sama sekali. ...

About My Agriculture Faculty

Kalau Anda sedang kebetulan lewat jalan veteran, silakan saja masuk melalui gerbang veteran, kemudian melalui post satpam depan, dan belok kiri... Jalan terus, melewati gazebo majapahit (sebutan untuk gazebo UB)... kemudian Anda akan melewati bagian paling tidak menyenangkan dari sini.... TPA (Tempat Pembuangan Akhir), well sebenarnya itu adalah UPT (Unit Pelaksanaan Teknis) Kompos, tapi karena masyarakat banyak membuang sampah di sekitar UPT (numpang gitu maksudnya...) jadilah ini UPT sekaligus TPA baik dari warga UB sendiri maupun dari luar UB (mengenaskan!). Kalau sampahnya sampah organik sih tidak masalah, karena bisa di dekomposisi sebagai pupuk organik limbah rumah tangga, lha kalau sampah anorganik seperti plastik, kaca dll, gimana? Sudah...sudah.. lanjutkan perjalanan, setelah anda melewati bagian UPT, anda akan menemukan glass house, yang Alhamdulillah tetap bolong-bolong atapnya, sepertinya sudah dari zaman sebelum saya nangkring disini, sesuatu banget ya... Herean tingkat...

Dongkrak Rasa Nasionalisme!!!

Gambar
Karangan / Ciptaan : Ismail Marzuki Indonesia tanah air beta Pusaka abadi nan jaya Indonesia sejak dulu kala Tetap di puja-puja bangsa Reff : Di sana tempat lahir beta Dibuai dibesarkan bunda Tempat berlindung di hari tua Tempat akhir menutup mata Sungguh indah tanah air beta Tiada bandingnya di dunia Karya indah Tuhan Maha Kuasa Bagi bangsa yang memujanya Reff : Indonesia ibu pertiwi Kau kupuja kau kukasihi Tenagaku bahkan pun jiwaku Kepadamu rela kuberi Tidakkah Anda sadari tentang kemajuan zaman ini? Yang di dalamnya penuh dengan hiruk pikuk keegoisan diri pribadi. Dengan segenap kecanggihan teknologi, dan modernisasi di sana sini, kita dengan lantang berkata inilah era globalisasi... Tidaklah perlu kita mengerdilkan diri, mencoba berdiri meski kita sebenarnya takut menghadapi dunia ini. Sudikah Anda mengatasnamakan Globalisasi, jika dengannya sama artinya dengan kita merusak diri sendiri? Atas nama globalisasi, tradisi ditinggalkan. Atas nama ke...

Gara-gara cah kangkung

Suatu hari seorang gadis (sebut saja bunga :D) sedang berkumpul bersama teman-teman dan sharing tentang materi praktikum yang akan dibagikan kepada adik-adik kelas. disela-sela pembahasan kami tentang materi ada beberapa obrolan yang menurut saya menarik untuk diikuti. Ketika itu, kakak kelas saya sedang mengobrol dengan teman saya, sebut saja mbak x ssedang mengobrol dengan y, dan si bunga itu tadi. " kamu bisa masak a?", tanya mbak x "yah, sekedar mie dan telur ceplok lah mbak", jawab y tentang pertanyaan mbak x. mendengar percakapan itu, tiba-tiba bunga merasa tersindir. well, bunga tidak bisa masak! akhirnya bermaksud untuk nimbrung dalam obrolan yang sekaligus curcol ini... aku sedikit terkikik mendengar percakapan antara 3 orang ini... "Sudah-sudah hentikaannn.... saya tersinggung ini....", kata bunga dengan nada dibuat berapi-api... " Kenapa dik?", tanya mbak x. "Huhuhu, akuu nggak bisa masakkk....!!!", "YYooo bela...

MERAMAL TANPA PARANORMAL :P

Gambar
PERAMALAN EPIDEMI PENYAKIT TANAMAN 1. 1. Prakiraan penyakit Jika datangnya epidemi dapat diprakirakan (diramal, diprediksi) dengan jangka waktu yang cukup untuk melakukan usaha pencegahan, kerugian-kerugian besar akan dapat dihindarkan. Sebelum memulai menyusun sistem prakiraan, terlebih dahulu faktor-faktor yang membantu perkembangan penyakit perlu diketahui. Selain pengamatan faktor-faktor cuaca, seperti kelembaban udara, penyinaran matahari, sering diperlukan pengamatan biologis, seperti kerapatan spora patogen di udara, populasi vektor serangga dan lain-lai...